Jumat, 01 Agustus 2008

Membayangkan Surga dan Neraka tidak ada

Bayangkan bila tidak ada surga.
Bila tidak ada surga manusia tetap melakukan kebaikan.
Bukan karena surga kita berbuat kebaikan, tapi karena kita manusia, kebaikan membawa kedamaian.
Kita merasa damai dan tenang setelah melakukan kebaikan

Bayangkan bila tidak ada neraka.
Bila tidak ada neraka manusia akan tetap melakukan keburukan.
Bukan karena neraka kita berbuat keburukan, karena unsur kemanusiaan lepas dari tubuh kita membawa kegelisahan dan perasaan yang tidak nyaman.
Kita merasa gelisah, tidak nyaman, dan tidak pernah puas setelah melakukan keburukan

Bayangkan tidak ada agama
Karena Tuhan hanya satu, hidup hanya satu
Tidak perlu ada kebencian dan perang karena beda agama

Bayangkan tidak ada uang dan barang
Tidak perlu ada nafsu ingin memiliki banyak uang dan barang, membuat manusia lebih penting dari pada uang dan barang

Bayangkan tidak ada pikiran, jiwa dan raga manusia
Sejauh mana bisa dibayangkan arti hidup…?
Tidak sama setiap orang sejauh mana dapat mencapainya

Tapi apakah sudah damai pikiranmu, jiwa hatimu dan ragamu…?

diinspirasi dari ‘Imagine’ oleh John Lenon

Selasa, 15 Juli 2008

Apakah kamu ingin hidup normal …?

Seperti apakah hidup normal yang kamu inginkan?

Ingin hidup seperti orang lain?

Bukankah bila hidup kamu seperti orang lain itu tidak normal, karena hidup orang lain milik orang lain, bukan milik kamu?

Apa ada yang salah dengan hidup kamu?

Bukankah Tuhan sudah menempatkan dirimu di tempat yang sesuai?

Tidak ada yang salah dengan apa yang kamu pikirkan

Tidak ada yang salah dengan tubuh kamu

Tidak ada yang salah dengan apa yang kamu rasakan

Karena kamu manusia,

Manusia yang merdeka dengan pikiran, jiwa dan raganya sendiri, bukan pikiran, jiwa dan raga orang lain

Kamis, 10 Juli 2008

Lihat setiap orang sebagai manusia

Lihat laki-laki menangis sebagai manusia, menangis bukan hanya milik perempuan tetapi milik manusia

Lihat perempuan bicara menjadi pemimpin sebagai manusia, pemimpin bukan hanya ada pada laki-laki, tapi milik manusia

Lihat seorang laki-laki yg lemah gemulai sebagai manusia,

Lihat perempuan tukang becak sebagai manusia

Lihat seseorang cacat sebagai manusia

Lihat seseorang yang dilahirkan down sindrom/idiot sebagai manusia

Lihat diri kita sendiri sebagai manusia, apa pun kondisi kita, tidak ada sesuatupun yang buruk, Tuhan tidak pernah salah menciptakan kondisi tiap-tiap manusia

Pikiran, jiwa dan raga tiap manusia apa pun kondisinya tetap seorang manusia

Manusia ada untuk memberi cinta dan kasih sayang, membuat rahmat bagi alam semesta